Paradigma Penyambung Nafas Bangsa “Bung Karno Menangis”

Di era post truth dan praksis diskursif ini mental mental instan dan perjalanan hidup menyenengkan mewabah pada paradigma golongan muda, Selain karna era global dan diskursus revolusi 4.0 yang membawa dampak paktis golongan muda.

Mensikapi hal ini perlunya rekonstruksi paradigma kritis transformatif yang sekarang amatlah dangkal pada golongan muda, ingatlah kawan, Bung Karno bermimpi sangup menggoyangkan dunia hanya dengan 10 pemuda. Melihat relita mungkin rasanya sangat mustahil hal itu terjadi sekarang.

Selain sangat anti terhadao proses, golongan muda juga kurang bisa menghargai. Entah menghargai orangtua, lingkungan orang lain, terlebih diri sendiri. Mereka sebenarnya hanya bingung mau di bawa hemana prahu kehidupan ini, mau menggapai apa di dunia ini, hanya berfantasi muda hura-hura, tua kaya raya, dan mati masuk surga. Sangat miris!…

“Bungkarno menangis”

Buat situs web Anda di WordPress.com
Memulai